Penerapan Bilangan Biner dalam Kehidupan

Istilah bilangan biner merupakan salah satu istilah yang familiar bagi sebagian orang yang mendalami dunia teknologi informasi baik itu di bidang profesional maupun di bidang pendidikan. Bagi pelajar yang baru belajar teknologi informasi, istilah biner diperkenalkan sebagai bilangan yang terdiri dari 2 buah angka yaitu angka 0 dan 1. Lalu bagaimanakah penerapan biner dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang teknologi informasi?

Pengertian Biner

Biner atau dalam Bahasa Inggris “Binary” merupakan sistem bilangan yang biasa disebut bit atau binary digit dimana bilangan ini adalah sistem bilangan basis dua yang terdiri dari angka 0 dan angka 1. Seperti pada jenis bilangan yang lainnya, pada bilangan biner juga terdapat sistem penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Bilangan biner merupakan sistem bilangan yang bisa dipahami oleh mesin eletronik sebab pada bilangan biner ini mewakili informasi yang disimpan, diproses, maupun yang dikirim oleh sistem pada mesin.

Penerapan Biner

Penggunaan sistem biner disadari atau tidak sebenarnya terdapat dalam kehidupan di sekitar manusia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun pada teknologi mesin komputasi.

Biner dalam Kehidupan Sehari-hari

Bilangan biner yang terdiri dari angka 0 dan 1 merupakan representasi dari nyala dan mati pada suatu perangkat mesin atau alat elektronik. Angka 1 representasi dari keadaan mesin yang menyala dan angka 0 representasi dari mesin yang dalam kondisi mati. 
Bilangan biner ini juga dijadikan sebagai simbol atau logo power pada mesin yang memiliki fungsi untuk menyalakan atau mematikan mesin tersebut. Pada simbol power terdapat garis lurus yang diambil dari angka satu, dan terdapat pula lingkaran yang berasal dari angka 0
Gambar: Tombol Power

Biner dalam Komputasi

Penggunaan biner pada mesin komputasi baik berupa komputer maupun smartphone terdapat pada bagian program mesin. Misal, pada software terdapat bentuk huruf, angka, gambar, dan suara dimana hal tersebut awalnya terdiri dari kumpulan bilangan biner yang selanjutnya dikonversi oleh mesin sehingga ditampilkan dalam bentuk lan sesuai yang diinginkan.
Pada aplikasi kalkulator contohnya, ketika akan menjumlahkan 6+2, maka mesin akan memproses bilangan tersebut dalam bentuk biner. Sehingga ketika memasukan angka 6, maka mesin akan mengubahnya terlebih dahulu dalam bentuk biner yaitu 110 supaya mesin bisa mengenali angka tersebut dan memprosesnya, begitupun dengan angka 2 akan diubah terlebih menjadi bilangan binernya yaitu 10. Sehingga pada mesin akan terbaca bilangan biner berupa 110 +10 yang menghasilkan bilangan biner 1000. Selanjutnya bilangan biner 1000 tersebut dikonversi ke bentuk desimalnya yaitu angka 8 yang akan ditampilkan di antar muka pengguna komputer.



No comments:

Post a Comment